Showing posts with label Korupsi. Show all posts
Showing posts with label Korupsi. Show all posts

Mobil Camry Rudi Rubiandini Pemberian Kernel Oil?

Mobil Camry Rudi Rubiandini Pemberian Kernel Oil
KPK Dalami Kemungkinan Mobil Camry Rudi Pemberian Kernel Oil
Jakarta - KPK telah menyita mobil Toyota Camry milik Rudi Rubiandini. Penyidik tengah mendalami kemungkinan mobil mewah itu hasil pemberian dari Kernel Oil kepada Kepala SKK Migas yang juga Wamen ESDM itu.

"Saat ini penyidik tengah mendalami tentang kemungkinan mobil itu pemberian dari Kernel Oil," kata wakil ketua KPK, Busyro Muqoddas saat dihubungi, Selasa (27/8/2013).

Mobil sedan mewah warna hitam yang disita KPK sejak Jumat (23/8) pekan lalu. Saat disita mobil itu masih dalam keadaan baru. Pelat nomor belum terpasang dan bagian interior mobil masih terbungkus plastik.

Diduga mobil itu telah dipesan sejak Rudi belum tertangkap KPK. Tapi dealer baru menyerahkan saat Rudi sudah mendekam di tahanan KPK.

Sebelumnya, KPK telah mengembalikan beberapa barang yang disita dari rumah Rudi Rubiandini. Salah satu barang yang dikembalikan adalah brosur mobil Toyota Camry. Beberapa barang itu dikembalikan karena dinilai tidak terkait dengan kasus yang tengah ditangani.

Mobil Camry Rudi Pemberian Kernel Oil

Detik.com

Rudi Rubiandini dipecat dari Komisaris Mandiri

Rudi Rubiandini dipecat dari Komisaris Mandiri
Rudi Rubiandini dipecat dari Komisaris Mandiri

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan bahwa Rudi Rubiandini, Mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pengelola Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sudah dipecat dari posisi Komisaris PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Pemecatan tersebut bagian dari respon atas status Rudi Rubiandini sebagai tersangka kasus suap.

"Rudi Rubiandini sudah diberhentikan dari Komisaris Bank Mandiri dari kemarin (Rabu) karena tertangkap tangan," jelas Menteri BUMN, Dahlan Iskan, kepada wartawan saat melakukan rapat kementerian di kantor PT Pelindo II, Kamis (15/8).

Meski sudah dicopot, Dahlan Iskan mengaku belum mau mengisi kursi kosong komisaris bank nasional tersebut. "Komisaris kurang satu orang juga tidak mengakibatkan apa-apa," ujarnya.

Bahkan Dahlan Iskan mengakui ada hal baik dengan pencopotan tersebut berarti mengurangi biaya gaji untuk karyawan. "Setelah dicopot, ya dia sudah tidak terima gaji lagi," kata Dahlan.

Sekadar catatan, Rudi Rubiandini sendiri diangkat menjadi Komisaris BMRI sejak diadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada April lalu. Namun hingga saat ini dia belum lolos fit and proper test dari Bank Indonesia (BI).

Rudi Rubiandini menjadi Dewan Komisaris Mandiri bersama 7 orang lainnya. Orang-orang yang bersamanya sebagai Dewan Komisaris yakni Edwin Gerungan yang merupakan Presiden Komisaris dan Komisaris Independen. Lalu Gunarni Soeworo, Pradjoto, dan Krisna Wijaya yang menduduki posisi Komisaris Independen. Selebihnya, komisaris lain yakni Wahyu Hidayat, Agus Suprijanto, dan Abdul Azis.

Rudi Rubiandini dipecat dari Komisaris Mandiri


Sumber: kontan.co.id

Rudi Rubiandini, Kepala SKK Migas Ditangkap KPK

Rudi Rubiandini, Kepala SKK Migas Ditangkap KPK
Rudi Rubiandini Terima Suap 700 Ribu Dolar AS

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menjelaskan Rudi diduga menerima suap 700.000 dolar Amerika Serikat. "Komitmen 700 (ribu dollar AS) itu betul," kata Bambang, Rabu (14/8/2013).

Kasus Hambalang

Venue Hambalang
LAMBANNYA penanganan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan sekolah olahraga nasional Hambalang dinilai banyak orang sebagai salah satu titik lemah KPK. Namun ada juga yang menilai sulitnya KPK menguak skandal suap senilai Rp2,5 triliun tersebut sebagai sesuatu yang wajar.

Dalam audit investigatif , BPK berpendapat Menteri Pemuda dan Olahraga melakukan pembiaran terhadap bawahannya, Sekretaris Kemenpora Wafid Muharam dalam kontrak tahun jamak dan pelelangan proyek.

Kasus Century

Kasus Century
Bulan depan, penyelidikan kasus dana talangan atau bail out Bank Century oleh Komisi Pemberantasan Korupsi memasuki tahun ketiga. Sejauh ini, belum ada indikasi tindak pidana korupsi yang ditemukan KPK.

Komisi Pemberantasan Korupsi masih mengumpulkan alat bukti untuk menetapkan tersangka kasus Bank Century. "Kami masih kumpulkan alat dan barang bukti untuk tetapkan tersangka kasus century," kata Direktur Gratifikasi KPK, Giri Suprapdiono kepada wartawan di Kupang, Selasa, 23 Oktober 2012.